Friday, June 3, 2011

Help We Semes! (OneShot)

Pairing: SuJu’s official couples

Length: oneshot

Genre: romantic, humor (maybe), GaJe (absolutely)

Disclaimer: semua pemain itu milik Tuhan, tapi ceritanya milik saya lah, masa milik Tuhan juga

Summary: apa jadinya kalau uke-uka di culik, terus para seme mencoba membebaskan mereka



Author’s pov

---Zhoury & Kyumin---

“Mimi-gege, kita makan es krim yuk” rengek Henry, “Kyu, temani kami makan eskrim, jangan main terus” Sungmin ikut berbicara, “ah nanti saja hyung, aku dan Zhoumi-gege kan belum naik level nih” ucap Kyuhyun, “iya Mochi, aku ingin menaikkan level dulu, baru kita makan ya” rajuk Zhoumi, “terserah” ucap Henry dan Sungmin bersamaan

Blam… *suara paan tuh? 0.o*

Sura pintu di banting oleh uke, “pasti ngambek lagi deh” gumam Zhoumi dan Kyuhyun, “ya udah lah, palingan juga entar balik lagi, lanjutin aja mainnya” suruh Kyuhyun

---Kangteuk & Hanchul---

“kalian itu ngapain sih?” tanya Leeteuk pada Kangin dan Hangeng, “udahlah, nggak perlu tau, kalian itu uke, ini urusan seme” ucap Hangeng, “oh, jadi udah mulai bisa ngebantah nih ceritanya?” tanya Heechul horror, “iya, lebih tepatnya bukan ngebantah tapi Cuma nggak mau masalah seme di ketahui oleh uke” jawab Kangin, “ME-NYE-BAL-KAN”     teriak Leeteuk dan Heechul sambil memberi penekanan pada setiap suku kata

---Haehyuk---

“ya! Donghae, kau tidak mendengarkan ucapanku?” marah Eunhyuk, “ah maaf, aku tidak dengar” ucap Donghae enteng, “aish, keterlaluan” ucap Eunhyuk jengkel, “jangan marah donk” rajuk Donghae, “terlambat” jawab Eunhyuk lalu keluar dari kamar mereke

---Yewook---

“hai anak-anakku” ucap Yesung saat memberi makan Ddangko-brothers-nya, “hyung, kenapa Ddangko-brothers terus sih yang di perhatikan, aku jarang sekali seperti itu” ucap Ryeowook, “mereka kan anak-anakku” ucap Yesung, “iya mereka anak-anakmu dan aku bukan siapa-siapamu” ucap Ryeowook marah lalu pergi ke ruang tengah

---Sibum---

“hyung, kau nge-gym tidak nanti siang?” tanya Kibum, “tidak tau” ucap Siwon tnpa melepaskan pandangannya dari Alkitab, “hyung, lihat orang yang ngomong kek” ucap Kibum kesal, “ah, tanggung nih, sedikit lagi” ucap Siwon, “sedikit lagi-mu itu sama saja 1 jam mendatang, hyung” balas Kibum, “tidak kog, sedikit lagi” kata Siwon, “aih, sudahlah, teruskan saja bacaanmu itu, moga-moga Tuhan memberimu akal budi bagaimana cara memperlakukan uke dengan baik, A-MIN” sindir Kibum pada Siwon lalu berjalan keruang tengah

---Uke’s side---

“PARA SEME YANG MENYEBALKAN!” teriak uke-uke berbarengan di ruang tengah, “kita pergi keluar saja yuk, daripada di dorm, nggak ada angina segar” ucap Leeteuk pada uke yang lain, “LET’S GO!” sambut uke-uke yang lain antusias

Mereka pergi berjalan-jalan berkeliling-keliling kota Seoul, sampai akhirnya ada yang membekap mereka semua sampai pingsan lalu membawanya ke tempat yang pengap *tuh penjahat ada berapa ya?, kan uke-uke jumlahnya ada 7* penjahat itu berjumlah 2x lipat daripada jumlah uke-uke *OMMO!!*

“aish, dimana ini?” tanya Henry yang mulai siuman, “ini bukan dapur di dorm saat Kyu memasak kan?” kini Sungmin yang angkat bicara, “ini juga bukan gudang dorm kan?” tanya Heechul, “sejak kapan dorm kita mempunyai gudang hyung?” tanya Ryeowook innocent, “yang aku tau, dorm kita tidak mempunyai gudang” kata Leeteuk, “ah aku bisa mati di sini” ucap Kibum frustrasi, “memangnya kenapa Bum?” tanya Eunhyuk, “tidak ada buku di sini, tidak ada yang bisa aku baca” ucap Kibum, “jangan pikirkan yang lain dulu, pikirkan dulu bagaimana cara kita keluar dari sini?” ucap Henry

“wow, mereka sudah siuman ternyata” ucap penculik yang menculik para uke, “kita bawa mereka ke sana” ucap yang lainnya sambil menunjuk ruangan di sisi kanan yang terlihat lebih luas

---Seme’s side---

“aish, uke-uke kemana sih?” tanya Kangin, “tidak tau, apa mereka marah?” tanya Kyuhyun, “itu pasti, nah sekarang bagaimana cara mencarinya?” tanya Hangeng panik, “hyung, lihat ini” suruh Siwon yang dsri tadi berkutat dengan laptop Kibum, “apa ini?” tanya Donghae bingung, “ini pelacak, sekarang uke-uke berada di gedung bekas yang sudah tidak terpakai lagi di dekat *** (ketauan mles mikir) hotel” ucap Siwon, “dimana-mana, yang namanya gedung bekas itu, pasti sudah tidak terpakai lagi, kuda” celetuk Yesung

“sudah, sepertinya aku tau itu dimana” ucap Zhoumi, “ah iya, di belakang bukit itu loh” lanjut Zhoumi, “ya sudah, sekarang kita ke parkiran dan jalan menuju ke sana” perintah Kangin, “sekarang?” tanya Hangeng, “TAHUN DEPAN” ucap para seme kecuali Hangeng, mereka menuju tempat yang sudah di lacak oleh Siwon

BRAK….!

Suara pintu di dobrak dengan keras, “eh?, tidak ada orangnya?” tanya Yesung bingung, kalian tau apa yang di pakai para seme?, mereka memakai piyama berwarna warni karena panik akan keadaan uke-uke, mereka terlihat seperti anak-anak kecil yang sedang bermain perang-perangan (pasti imut tuh)

---Uke’s side---

“kalian mau apa?” tanya Sungmin takut, “mau main sama kalian, kalian itu seperti namja” gumam salah satu dari penculik, “HWATDS?!?, SEPERTI NAMJA?!?, JADI MAKSUDMU KAMI ITU YEOJA?!?” bentak uke-uke pada penculik-penculik yang banyaknya melebihi mereka, “memang benar kan?” tanya yang lainnya, “iya juga sih gege, kita kan emang jadi uke” ucap Henry, “KYA….!!, MA APA KALIAN?” para seme berteriak saat para uke sudah di tindih oleh penculik-penculik nggak jelas dari mana asalnya itu, “HEI JANGAN BERDIRI SAJA, TOLONG KAMI, PABOYA” jerit uke-uke histeris

“oh iya, kita bagi tujuh tujuh, uke-uke, ambil senjata, seme juga!” perintah Heechul dan Leeteuk, mereka semua mengambil balok-balok kayu yang berada di belakan mereka, “LARI!! Dan jangan lepaskan balok kalian!” perintah Heechul, “mau kemana kau?” ucap salah satu penculik itu lalu membuang balok Heechul, sementara uke lain hanya bisa memandang Heechul dengan tatapan kasihan, penculik itu tinggal ber-enam karena yang 1 lagi sudah di pukul Heechul makanya Heechul di apit

Heechul memberi tanda para uke yang lain untuk memukul penculik ini karena posisi mereka di belakang penculik-penculik ini, tapi yang namanya uke pasti nggak tegaan, Heechul pun panik, “siapa member super junior yang kalian idolakan untuk menjadi pacar kalian?” tanya Heechul yang membuat mata uke-uke terbelalak, “Zhoumi, dia tuh ganteng abis”, “Siwon, badannya paling bagus”, “Yesung, suaranya bikin melting”, “Donghae, pendek sih tapi dancing machine”, “Kyuhyun, kan masih berondong”, “Kangin, dia itu paling laki-laki”

BUGH…!!!

Serangan balok kayu merobohkan tubuh penculik-penculik itu, “JANGAN PERNAH BERBUAT MACAM MACAM DENGAN MIMI-GEGE/ SIWONNIE/ SUNGIE/ FISHY/ GAMEKYU/ RACOON!” teriak uke-uke dengan tampang membunuh, “kalau tentang seme aja, kalian baru sadis” sindir Heechul, “kau juga, penculik pertama, kau pukul karena dia bilang, ingin berciuman dengan Hangeng kan?” ucap Leeteuk, “iya juga sih, yasudsh kita lihat para seme yuk”, mereka mencari seme-seme di setiap ruangan

“hei kalian, ayo lawan para uke juga” teriak Heechul, “memang kalian bisa apa, cantik?” goda salah satu penculik sambil mencolek dagu Heechul, “siapa member super junior yang kalian idolakan untuk menjadi pasangan kalian?” tanya Heechul, “hah dia menggunakan pertanyaatn itu lagi” gumam uke lainnya, “Sungmin, dia itu manis, lucu, girly lagi”, “Henry, dia pintar main biola, terus juga imutHeHHHHHHHH”, “Heechul, dia kan paling cantik”, “Leeteuk, dia itu keibu-ibuan gitu terus juga manis”, “Kibum, dia kan pintar terus suka baca buku”, Heechul melirik kearah seme-seme di belakang penculik-penculik itu, para seme sudah mulai terpancing amarahnya, “aku suka Ryeowook, dia paling innocent”, “hmm, Eunhyuk, dancing machine”

BUGH…!!

Pukulan tangan kosong berhasil membuat penculik itu terkapar di lantai, “BERANI BERANINYA KALIAN BERKHAYAL SEPERTI ITU TENTANG PUMPKIN/ MOCHI/ CINDERELLA/ MY ANGEL/ SNOW WHITE/ WOOKIE/ MONKEY!!, LANGKAHI DULU MAYATKU KALAU MAU MEMILIKI MEREKA!!” ucap para seme geram, “kan tadi sudah ku suruh pakai balok, kenapa kau memakai tangan kosong?” tanya Leeteuk

“tangan kami gatal, ingin membunuh mereka dengan tangan hampa rasanya” jawab Kangin, “kenapa kalian pergi tadi?” tanya Hangeng, “kenapa gege memakai piyama berwarna warni?” tanya Henry dengan tampang innocent, “kami panik tau, lagian kenapa kalian pergi sih?” tanya Zhoumi, “kami kesal Karen kalian, jadi kami pergi lalu bekeliling-keliling kota Seoul dan menyamar sebagai perempuan, eh tidak di sangka-sangka banyak yang terpesona dengan kami saat kami menyamar sebagai yeoja” ucap uke-uke berbarengan

“ya sudah, mianhae, ayo pulang, untung kalian masih jadi perawan, coba kalau kami terlambat, pasti sudah tidak perawan lagi tuh” ucap para seme

PLETAK…!!!

Jitakan para uke mendarat mulus di kepala para couplenya “kami itu namja pabo, bukan yeoja, jadi kami bukan perawan” ucap Heechul horror yang membuat nyali para seme ciut, “baiklah, para uke-uke yang cantik dan tampan” ucap Siwon sambil melemparkan senyumnya ke Heechul, “hyung masih mau kena pukulan buku hard cover?” tanya Kibum menyindir

“ah itu kan hanya kiasan, Bummie” ucap Siwon, akhirnya mereka pulang ke dorm lagi

END

Terima ga terima, ikhlas ga ikhlas dan ridho ga ridho, pkoknya hrus end di sini

No comments:

Post a Comment